PKWT dan PKWTT

PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) adalah Perjanjian Kerja antara Pekerja/ Buruh dengan Pengusaha untuk mengadakan Hubungan Kerja dalam waktu tertentu atau untuk pekerjaan tertentu.

PP Nomor 35 Tahun 2021 Tentang Perjanjian Waktu tertentu, waktu kerja, dan waktu istirahat, serta pemutusan hubungan kerja, PKWT didasarkan atas:

a. jangka waktu;

– pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama yaitu tidak lebih dari 5 tahun. Tidak dapat mensyaratkan masa percobaan.

– pekerjaan yang bersifat musiman yaitu tergantung pada cuaca/musim dan kondisi terkait pekerjaan tambahan untuk memenuhi target.

– pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

b. selesainya suatu pekerjaan tertentu:

–  pekerjaan yang sekali selesai; atau

–  pekerjaan yang sifatnya sementara.

PKWT tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap. PKWT dapat dilaksanakan terhadap pekerjaan tertentu lainnya yang jenis dan sifat atau kegiatannya bersifat tidak tetap. Bersifat tidak tetap artinya pekerjaan tersebut berubah-ubah dalam hal waktu dan beratnya pekerjaan serta pembayaran upah pekerja berdasarkan kehadiran yang dapat dilakukan perjanjian kerja harian. Perjanjian kerja harian dilakukan dengan ketentuan pekerja bekerja kurang dari 21 hari dalam satu bulan.

Dalam hal pekerja bekerja lebih dari 21 hari dalam satu bulan secara berturut-turut dalam 3 bulan atau lebih, maka perjanjian pekerjaan harian tersebut tidak berlaku dan hubungan kerja tersebut berubah demi hukum menjadi PKWTT.

Dalam hal PKWT diperpanjang dengan jangka waktu kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja, dengan ketentuan jangka waktu keseluruhannya dan perpanjangannya tidak lebih dari 5 tahun.

Dalam hal berakhirnya jangka waktu perjanjian dan/atau selesainya suatu pekerjaan, pengusaha wajib memberikan uang Kompensasi kepada pekerja yang besarannya dihitung berdasarkan jangka waktu PKWT yang telah dilaksanakan oleh pekerja. Pengusaha yang melanggar ketentuan tentang kewajiban pembayaran kompensasi kepada pekerja dalam PKWT akan terancam sanksi administratif.

 

 

PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) adalah Perjanjian Kerja antara Pekerja/Buruh dengan Pengusaha untuk mengadakan Hubungan Kerja yang bersifat tetap. Dapat diadakan segala jenis pekerjaan.

Hubungan kerja yang bersifat  tetap, tidak ada batasan waktu ( sampai usia pensiun atau sampai  pekerja meninggal dunia). Perjanjian kerja untuk pekerja PKWTT dapat tertulis atau lisan (pasal 2 ayat (2) PP No. 35 Tahun 2021) selain itu perjanjian ini yang dapat mensyaratkan adanya masa percobaan (pasal 58 ayat (1) UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 dan pasal 12 ayat (1) PP No. 35 Tahun 2021)

Jika terjadi Pemutusan Hubungan Kerja, perusahaan harus membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan/atau uang pisah tergantung alasan PHK yang dikenakan kepada pekerja yang bersangkutan.

 

 

 

Sumber :

PP Nomor 35 Tahun 2021 Tentang Perjanjian Waktu tertentu, waktu kerja, dan waktu istirahat, serta pemutusan hubungan kerja

UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS